You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 16 Penumpang Telah Diperiksa Kesehatan di Posko PMI Kalideres
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Posko PMI di Terminal Kalideres Layani 16 Pemudik

Posko Siaga Lebaran PMI Jakarta Barat di Terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kalideres, sejak 17 hingga 18 April pukul 13.00, sudah memberikan layanan kesehatan kepada 16 pemudik.

 Kami tensi dan berikan obat sesuai keluhan pasien

Menurut petugas pelayanan PMI Jakarta Barat, Budi Raharjo, umumnya pemudik yang diperiksa kesehatannya mengeluhkan sakit kepala, mual dan lemas.

"Agar kembali sehat, kami tensi dan berikan obat sesuai keluhan pasien," katanya, Rabu (19/4).

Sudinkes Jaksel Operasikan Posko di Terminal Lebak Bulus

Ketua PMI Jakarta Barat, Beky Mardani mengungkapkan, pihaknya sudah mendirikan dua Posko Siaga Lebaran, yaitu di Terminal bus AKAP Kalideres dan Terminal bus Grogol.

Setiap posko, jelas Beky, buka dari pukul 08.00 hingga 16.00 dan disiagakan lima personel, terdiri dari dokter, perawat dan relawan serta satu unit ambulans.

"Posko ini untuk membantu warga, agar dapat mudik dengan aman, sehat dan nyaman," ucapnya.

Bambang (34) salah satu pemudik tujuan Palembang, memgapresiasi keberadaan posko tersebut. Dia mengaku, mengalami pusing dan menjalani pemeriksaan darah di posko PMI ini.

"Saya periksa karena pusing. Keberadaan posko seperti ini sangat membantu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati